Cerita ini bermula dari hal sepele yang terjadi di tempat kerja ku, 2,5 tahun sudah aku bekerja disana selepas dari itu tepatnya sebelum puasa aku di pindah bagian oleh atasanku "naik jabatan sih engga,cuman ya lumayan lah " menjadi admin facotory. mendengar hal itu aku seneng banget, betapa tidak aku jadi bisa fokus dengan kuliah ku karena kerjanya khusus pagi doang.
namun lambat laun kisah ini tak sesuai dengan harapanku, partner kerja ku yang emang dari awal kayaknya ga cocok sama aku udah nunjukin watak asli-nya. sebut aja LAMPIR , Si lampir itu mulai melakukan hal-hal yang engga" ke aku. suatu ketika aku melakukan kesalahan sepele yang harusnya bisa diseleseikan sendiri ia malah melebih"kannya , menceritakan hal" yang gak penting ke orang" bahkan memfitnah ku : "( jleb banget gak sih ?????
hari berganti hari , dan bulan berganti bulan.. seiring berjalannya waktu dia sudah berubah memakai jilbab "ahh mungkin buat kedok doang" aku sih tetep ga percaya , mau gimanapun dia yang namanya watak sampai mati gak akan berubahhhhh!!! inget itu..
denger" dari cerita" karyawan" lain, lampir itu emang gampang gak cocok sama orang udah ganti berkali" pun mereka semua kebanyakan menderita batin kayak aku. kasian banget ya ..
semua mantan" partner"nya dia selalu mensuport aku, "kamu kudu kuat pril" tapi gimana emang aku juga ga kuat disana, sampei suatu ketika ada anak baru di kntor. Dan kebetulan anak baru tersebut sepupu dari karyawan divisi sebelah, Kebetulan ada karyawan yang mendengar pembiacaraan dia dengan tante anak baru tersebut katanya "He mbak iku sepupumu delehen bolo aku lo mbak, aku gak seneng bolo arek iku." lalu tante itu menjawab "hah opo??? ponak an ku tak bolo no awakmu,isok" mbok senenni ae. kuru isok" gak wes gak atek" "halah mbak pean iku bolo aku pirang taun se mosok gak ngerti aku" "gak yo gak" (bahasa surabaya)
pantas aja partnerku benci banget sama tuh anak baru, padahal anak baru tersebut ga ngerti apa". tapi tetep aja di gosipin sama lampir . Tapi kalo di depanku si lampir bersilat lidah "he pril iku lo bu de ne arek anyar iku, ngongkon ponak an e manggon nang timbang, yo aku ngomong gak isok mbak iku keputusane atasan mbak" loh ???? kok bisa itulo dia bilang gitu , mungkin dikira aku gak tau yang sebenernya. "dasar licin"
semenjak kejadian itu,aku terus berfikir hingga aku sering sakit dan membuat aku sering ga masuk kerja. kok bisa ya ibu" itu sejahat itu apa dia lupa kalo dia juga punya anak. tuhan loh ga tidur bukk!!! ingat karma itulo ada..
hingga akhirnya setelah aku sering ga masuk aku mengambil keputusan untuk mengundurkan diri dari perusahaan , tepat di hari ini tadi siang tepatnya aku datang ke kantor untuk menyerahkan surat pengunduran diri dengan tenang aku menghadapi KABAG & KASI ku , "sebenernya sih ndredeg ya,tapiiiii mau gimana lagu" lalu aku menjelaskan "Begini pak sebenarnya maksud saya menemui bapak saya ingin mengajukan pengunduran diri saya pak" sontak kedua atasan saya kaget "Loh kenapa kamu mau mengundurkan diri? ada apa? kalo ada masalah dengan pekerjaan cerita ke atasan kita cari solusinya sama-sama gimana enaknya,jangan langsung begini tiba-tiba kamu datang menyodorkan surat pengunduran diri. Ada apa dengan kamu pril??" dengan gugup aku hanya menjawab "oh.. engga ada apa-apa kok pak!! saya cuman mau fokus dengan kuliah" dengan jawaban yang meragukan tersebut kedua atasan saya terus mendesak saya untuk berkata sebenarnya.
mereka prihatin terhadap apa yang saya alami, sebenernya mereka tau apa yang ada di fikiran ku mengapa aku ingin bersikeras untuk keluar. mereka berusaha ,merayuku dengan rotasi posisi "kalo kamu udah ga cocok di bagian itu bialng, nanti kita bisa atur bagian mana yang sekiranya pas dan cocok dengan kamu. Jangan beginilah nanti kalo kamu keluar kita disini sangat kehilangan" Bijaksana banget nih atasan "dalam hati" .diberilah aku pilihan ini itu namun gimana aku tetep bersikeras untuk mundur, akhirnya atasanku mengembalikan aku ke tempat lama ku itu dan aku diberikan waktu untuk berfikir selama seminggu. Namun aku meminta hanya 2 hari saja setelah itu biar kan aku memutuskannya.
Inilah yang terjadi , Bahwa di dunia kerja dalam masyarakat itu keras banget bro!!! kalo kita ga punya skill dan kepercayaan yang kuat dari atasan mau orang" yang sayang di sekitar kita . Kita akan sulit untuk bertahan dalam dunia kerja yang kerasnya kayak ibu kota. Well .. akhir cerita kita lihat esok hari : )))
yang aku yakini rejeki ku ga akan berhenti cuman di perusahaan itu aja kok, Karena rejeki itu tuhan yang mengatur tinggal kita nya yang berusaha .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar